Friday, March 11, 2016

Ide Rencana untuk Kemajuan Solo Mengajar


Pendidikan bukan berarti harus mempelajari ilmu pengetahuan alam ataupun ilmu pengetahuan sosial. Namun pendidikan adalah berarti daya upaya untuk memajukan budi pekerti ( Karakter, kekuatan batin), pikiran, dan jasmani anak-anak ataupun masayarakat. Oleh karena itu Solo Mengajar harus lebih memprioritaskan proses pembelajaran yang dikemas dengan memperhatikan adanya berbagai aspek yakni baik itu kognitif, afektif, maupun psikomotor. Apabila proses pendidikan dapat dilaksanakan dengan memperhatikan keseimbangan ketiga aspek tersebut maka output pendidkan akan mampu mengatisipasi perubahan dan kemajuan anak-anak bangsa atau masayrakat. Sebalikny, apabila proses pembelajaran mengabaikan aspek-aspek tersebut dan hanya menitiberatkan pada aspek kognitif saja, maka jadinya akan lain.

Pendakian Ku ke Gunung Merbabu

Cerita mengenai pengalaman lagi nih.... :D
Jika kalian ingin mendaki gunung berbabu untuk para pemula seperti kami, lebih baik melalui jalur selo karna :
      Jalur Selo adalah jalur favorit para pendaki dalam pendakian gunung Merbabu. Jalur Selo memiliki tingkat kesulitan yang medium dan cocok sekali untuk pendaki pemula. Pada jalur Selo ini pula pendaki akan mendapati pemandangan yang luar biasa seperti hutan, sabana rumput, bukit, kabut dan lain-lainnya.
        Selo adalah nama sebuah desa di kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Desa Selo ini merupakan desa yang terletak di antara gunung Merbabu dan gunung Merapi. Sehingga desa ini bisa dibilang sebagai start-nya pendakian untuk gunung Merbabu dan juga gunung Merapi.


Secara administratif gunung ini berada di wilayah Kabupaten Magelang di lereng sebelah barat dan Kabupaten Boyolali di lereng sebelah timur dan selatan, Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang di lereng sebelah utara, Provinsi Jawa Tengah.
Banyak cerita yang kami kenang dari setiap pendakiannya.

Thursday, September 17, 2015

Berbagi Pengalaman Tentang Masa-Masa Sekolah Ku


Check it out....
Mungkin saya bisa memulai dari identitas diri saya. Saya terlahir disebuah Desa di Provinsi Jambi dan saya adalah anak ke-3(tiga). Saya SD ( sekolah dasar) sampai SMP (sekolah menengah pertama) di sebuah Desa di Jambi yang menjadi tempat kelahiran saya. Saat SD saya masih ingat melakuakan pekerjaan dengan menjual kecambah pohon minces untuk mendapat uang. Kecambah tersebut kami dapatkan di belakang rumah saya dan teman-teman saya, karena dulunya bisa dibilang daerah saya masih hutan. Namun hal itu hanya berlangsung kuang lebih 1 Tahun saat kelas satu SD.
Pengalaman saya yang paling membuat saya kagum saat ini adalah pada masa SMP. Bisa dibilang masa SMP saya tidak terlalu sibuk, sehingga bisa banyak mengerjakan hal lain, dan yang paling sering adalah bermain. Pada masa SMP saya sangat sering bermain. Dari bermain tersebut saya bertemu seorang bapak penjual ikan Cupang dan ikan Capi-capi di desa saya. Saya pun membeli ikan tersebut dan memeliharanya di rumah. Saat bermain pasti saya dan teman-teman saya selalu bermain atau mengunjungi ke tempat bapak penjual ikan Cupang tersebut. Semakin sering saya bermain, banyak sekali pelajaran yang saya dapat dari penjelasan bapak tersebut mengenai ikan Cupang. Dan kebetulan bapaknya baik dan kenal sama kami, karena bapak tersebut satu desa dengan kami. Saya dan teman-teman sayapun mengetahui banyak hal, mulai